Banyak bisnis jasa saat ini sudah memiliki WhatsApp, Instagram, dan Google Maps. Dengan berbagai platform tersebut, calon pelanggan sebenarnya sudah bisa menemukan bisnis, melihat beberapa foto pekerjaan, dan menghubungi pemilik usaha. Ketika Bisnis Jasa Anda Ingin Tahu Tentang Kebutuhan Website Lalu, muncul pertanyaan yang cukup sering ditanyakan: "Kalau sudah punya WhatsApp dan Instagram, apakah bisnis saya masih membutuhkan website?" Jawabannya: belum tentu. Tidak semua bisnis jasa harus langsung membuat website. Namun, ada kondisi tertentu ketika website mulai memberikan manfaat yang jauh lebih besar, terutama ketika bisnis sudah memiliki portofolio, ingin terlihat lebih profesional, atau ingin mendapatkan calon pelanggan dari Google. Sebagai web developer yang fokus membantu bisnis jasa, menurut saya website sebaiknya tidak dibuat hanya karena "bisnis harus punya website". Website harus memiliki tujuan yang jelas dan menjadi bagian dari strategi pemasaran bisni...
Google Business Profile (GBP) merupakan salah satu aset pemasaran gratis paling vital bagi bisnis lokal. Saat calon pelanggan mencari kata kunci seperti "bengkel terdekat" , "cuci mobil di Blitar" , atau "laundry di Blitar" , Google akan menampilkan daftar bisnis yang paling relevan di hasil pencarian maupun Google Maps. Menjadi Pilihan Pembeli Lokal: 30 Data Wajib Ada di Google Profil Bisnis Anda Namun, di lapangan, masih banyak pemilik usaha yang hanya mengisi nama dan nomor telepon, lalu membiarkan profilnya terbengkalai. Banyak yang belum menyadari seberapa krusial peran profil ini terhadap angka penjualan harian mereka. Mengapa Membiarkan GBP Terbengkalai dapat Merugikan bagi Bisnis Anda? Berdasarkan pengalaman kami mendampingi berbagai UMKM dan bisnis jasa lokal, membiarkan profil Google Business tidak terurus membawa beberapa risiko fatal: Rentan Diubah Publik atau Kompetitor: Fitur Suggest an Edit di Google Maps memungkinkan siapa saja mengusulka...