Di Era AI, Keahlian Kita Dipaksa Mengkerucut Jadi "V-Shape"
Pernahkah Anda merasa bahwa kehadiran AI di pekerjaan utama justru menuntut kita untuk menguasai bidang lain yang sebelumnya terasa asing? Beberapa waktu lalu, saya melihat postingan seorang praktisi marketing. Dia bercerita bagaimana saat ini tim marketing tidak lagi sekadar membuat copywriting , tapi dituntut bisa analisis data, mengedit video, mencari ide konten, bahkan melakukan evaluasi menggunakan machine learning . Fenomena ini ternyata tidak hanya terjadi di dunia marketing. Sebagai seorang web developer yang fokus pada produk digital, saya merasakan urgensi yang sama. Hari ini, menguasai aspek teknis produk saja tidak lagi cukup. Kita juga harus mengerti dunia marketing tentang bagaimana caranya agar produk digital yang kita bangun beneran didatangi oleh pengunjung dan menghasilkan closing . Saya mendapatkan pencerahan yang sangat menarik dari salah satu video Mas Sandika Galih (Web Programming Unpas) . Beliau membahas bagaimana kemampuan yang dulunya berbentuk T-shape (meng...